Subhanallah, Allahuakbar...Allahuakbar... Allahuakbar
Inilah lebaran yang sangat menyentuh sebelum aku pergi merantau. Sebelum relung-relung ini berpacu dengan nasib. Saat ini, detik, menit, dan jam ini aku merasakan ada yang berbeda. Inilah lebaran dimana semua orang bertanya. "Nglanjutin dimana sekarang lut?". Terkadang aku berfikir haruskah aku menjawab pertanyaan itu. Haruskah setiap orang bertanya seperti itu. Ya, itulah kenyataan. Dan aku harus menerima kenyataan. Jawablah dengan lantang dan katakan. "Alhamdulillah, di Ilmu kesehatan masyarakat UNDIP". Huhhh, melegakan rasanya.
Tak perlu merasa malu dengan semua yang terjadi. Aku teringat apa yang aku tulis tahun2 lalu, 'Tak ada orang yang mati karena malu'. Apa yang harus kau sembunyikan? Apa malu dengan semua hasil dan jerih payahmu sendiri?. Meski orang lain mengharapkan diriku sendiri masuk ke KU, bicaralah dan katakan yang sebenarnya. Tak perlu menutupi kebenaran yang ada. Meski ada jeritan batin. Tetaplah tegar dan semangat. Allah lebih mengetahui apa yang kamu butuhkan, daripada apa yang kamu inginkan. Kamu adalah kamu. Jadilah diri sendiri. Inilah jalan yang terbaik untukmu. Tetap kuat Lutfy. Amin :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar